Berdalih Tingkatkan Stamina Bekerja, Janda Di Blitar Dibekuk Polisi Setelah Konsumsi Narkoba

Senin, 22/07/2019 - 12:35
Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar Saat Konferensi Pers
Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar Saat Konferensi Pers

Klikwarta.com  - Yuli Lestari (24) seorang janda muda asal Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar harus merengkuh di balik jeruji besi Polres Blitar Kota.

Dia ditangkap petugas Satres Narkoba Polres Blitar Kota lantaran menjadi pengedar sabu-sabu dan Pil dobel L. Selain mengedarkan barang haram itu, kepada polisi dia mengaku juga memakainya.

"Hanya untuk menambah stamina saya saja saat bekerja. Saya baru pertama kali ini menjadi pengedar," tukas Yuli, saat dikonfirmasi Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (22/7/2019).

Yuli melanjutkan, sehari-hari dia bekerja sebagai pemberi makan ayam di salah satu pusat peternakan ayam di Blitar. Melihat beban kerjanya yang cukup berat, Yuli memilih mengkonsumsi barang haram itu untuk menunjang kekuatan dalam bekerja.

Lebih lanjut, kepada petugas dia mengaku mendapatkan sabu-sabu dan Pil dobel L tersebut dari Bebek (nama alias pelaku buron polisi yang menjadi suplayer Narkoba kepada Yuli). Hal ini terbukti dari hasil penangkapan polisi terhadap Yuli melaui percakapan lewat ponsel milik Yuli yang disita polisi sebagai barang bukti.

"Yuli mengaku mendapatkan sabu-sabu dari saudara Bebek, yang sekarang masih buron," tukas Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar.

Diuraikannya, melalui bukti percakapan di ponsel Yuli, polisi menangkap Solikin (31), warga Desa Pojok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Solikin ini menjadi pengedar pil dobel L. Yuli beberapa kali memesan pil dobel L dari Solikin.

Setelah menangkap Solikin, kasus itu mengembang lagi. Polisi membekuk Fikky Syahrul Romadon (19), warga Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.

Dari Solikin dan Fikky, polisi menyita pil dobel L sebanyak 3.600 butir. Rinciannya, dari Solikin sebanyak 450 butir pil dobel dan dari Fikky sebanyak 3.150 butir pil dobel. Sebagian pil dobel L itu masih dikemas dalam plastik. (Faisal)

a

TMMD

 

Related News