Buka Kegiatan Business Matching Akses, Zulhidayat Ajak IKM Bangun Ekosistem Usaha Berkelanjutan

Rabu, 04/12/2024 - 17:46
Kegiatan Business Matching Akses

Kegiatan Business Matching Akses

Klikwarta.com, Tanjungpinang - Usaha kecil dan mikro memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi lokal. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, S.Hut saat membuka kegiatan Business Matching Akses Pembiayaan kepada pelaku UMKM dan IKM binaan Pemko Tanjungpinang, yang dilaksanakan di Plaza Hotel, Selasa (3/12).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Tanjungpinang dan OJK Provinsi Kepulauan Riau dalam tim percepatan akses keuangan daerah sangat mendorong bagi tercapainya percepatan inklusi dan literasi keuangan yang lebih baik kedepannya. “Momentum ini adalah salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan khususnya bagi pelaku usaha kecil dan mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ungkapnya.

Dikatakannya, berdasarkan survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2024 menunjukkan indeks literasi keuangan penduduk Indonesia sebesar 65,43% sementara indeks inklusi keuangan sebesar 75,02%.

“Tentu data ini diharapkan akan meningkat terus seiring dengan membaiknya perekonomian di daerah seperti yang kita ketahui bersama UKM dan IKM memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi lokal,” lanjut Zulhidayat.

Pelaku usaha selalu menghadapi kendala yang tidak sederhana terutama terkait akses pembiayaan tanpa dukungan permodalan yang memadai sulit bagi UKM untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal terhadap perekonomian.

“Dengan adanya kerja sama dengan OJK Kepulauan Riau melalui kegiatan Business Matching ini kami berharap terjadi sinergi yang erat antara pelaku usaha dan lembaga pembiayaan terkait pemberian pemahaman mengenai berbagai skema pembiayaan baik melalui perbankan, koperasi maupun lembaga nonbank. Selain itu juga membuka jalur komunikasi langsung antara pelaku usaha dengan penyedia modal dan mendorong terciptanya solusi pembiayaan yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan UKM,” imbuhnya.

Terakhir, Zulhidayat mengimbau para pelaku UKM dan IKM untuk tidak menambah modal usaha dengan rentenir atau pinjaman online.

“Intinya jangan sesekali mencoba-coba tergiur pinjaman rentenir atau pinjaman online. Jika ingin usahanya maju bisa mencari modal ke lembaga-lembaga keuangan yang sah, sudah banyak stimulus yang sudah dilakukan oleh pemerintah dengan kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga 0% sehingga memudahkan para pelaku usaha berpeluang untuk memajukan usahanya dengan cara yang aman,” pungkasnya.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Dananjaya, menyampaikan pentingnya kolaborasi antar pihak untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM.

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret yang dilakukan oleh TPAKD bersama OJK dan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk membantu pelaku UMKM dalam memperoleh pembiayaan yang lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran. Dengan adanya bisnis matching ini, kami berharap terjadi sinergi antara pelaku UMKM dengan lembaga keuangan, sehingga dapat meningkatkan akses permodalan yang menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha mereka,” jelas Sinar.

Ditambahkannya bahwa OJK berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada UMKM, termasuk pelatihan literasi keuangan, agar para pelaku usaha dapat lebih siap dalam mengelola pembiayaan yang diterima.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita. Dengan mendukung mereka, kita mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kontributor : Surya 

Tags

Berita Terkait