Bupati Karanganyar Resmikan Sekolah dan Ponpes Yayasan Pendidikan Al Amaanah

Sabtu, 26/06/2021 - 12:53
Acara seremonial peresmian Sekolah dan Ponpes Yayasan Pendidikan Al Amaanah

Acara seremonial peresmian Sekolah dan Ponpes Yayasan Pendidikan Al Amaanah

Klikwarta.com, Karanganyar - Bupati Karanganyar, Juliatmono meresmikan Sekolah dan Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Pendidikan Al Amaanah, Jumat (25/06/2021). 

Adapun sekolah milik Yayasan Al Amaanah yang diresmikan yaitu TK Al Amaanah 2 Mojogedang, TK Al Amaanah 3 Kebakkramat dan SMP Al Amaanah Tasikmadu. Peresmian sekolah dan pondok pesantren oleh Bupati Karanganyar itu digelar dengan acara seremonial di Aula Masjid At-Taqwa, Nglano, Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang turut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait.

Saat ditemui usai acara, Bupati Juliatmono kepada Klikwarta.com mengatakan, dengan dibukanya sekolah dan pondok pesantren yang dinaungi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kabupaten Karanganyar itu, digadang dapat memberikan kontribusi besar untuk mendidik generasi bangsa.

"Ini bagian dari inovasi dan kreatifitas LDII dalam melahirkan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP melalui Pondok Pesantren Al Amaanah. Ini akan memberikan kontribusi besar untuk melahirkan generasi yang hebat," ungkapnya.

Dengan terealisasi pembukaan sekolah dan pondok pesantren
itu, juga diharapkan dapat menjadi jawaban atas kekhawatiran semua pihak akan nasib pendidikan generasi bangsa baik saat ini hingga masa mendatang.

"Kita bicara untuk selalu kedepan. Orang banyak mengkhawatirkan tentang generasi kedepan, maka dari pondok pesantren seperti inilah akan lahir generasi yang hebat. Oleh karena itu saya tidak ingin yayasan ini berhenti (membuka sekolah) sampai SMP, persiapkan juga SMA maupun SMK, syukur juga Perguruan Tinggi, itu akan jauh lebih nendang," imbuhnya. 

Bukan sekedar melahirkan para cendikiawan, melalui Sekolah dan Pondok Pesantren Yayasan Pendidikan Al Amaanah sekaligus diharapkan dapat mencetak kaum muda yang berakhlak intelektual yang milenial.

"Mudah - mudahan cita - cita ini bisa terwujud dengan baik dan ini menjadi kontribusi besar dan merupakan langkah yang riil, konkrit, nyata," kata Juliyatmono.

Sementara itu, Sutrima selaku pengurus Yayasan Pendidikan Al Amaanah menyampaikan, didirikannya sekolah dan pondok pesantren tersebut merupakan partisipasi  Yayasan Pendidikan Al Amaanah untuk turut andil dalam pengembangan Sumber Daya Manusia, khususnya melalui pendidikan. 

"Melihat bahwa indeks pendidikan generasi muda kita sekarang masih terlalu rendah,
Maka kami dari Yayasan Pendidikan Al Amaanah melalui pendidikan ikut tergerak membuka sekolah mulai dari jenjang pendidikan PAUD, TK SD, SMP dan Insya Allah nantinya kalau proses perizinan sudah siap, kami juga akan membuka sekolah SMA maupun SMK. Karena kami sekaligus mendirikan pondok pesantren, jadi nanti siswanya sekolah include sekalian mondok di sini, tidak pulang atau boarding school (sekolah asrama)," jelasnya.

Harapan kedepan, kata Sutrima, pihaknya dapat mencapai tiga target, yaitu memiliki generasi yang fakih, berakhlakul karimah dan mandiri yang ditandai dengan bisa saling bekerjasama, kompak dan menjaga kerukunan dengan orang lain maupun aliran apapun.

"Kemudian membentuk karakter pribadi yang jujur, amanah serta hidup sehat dan sederhana. Itu indikator yang kami bangun," pungkasnya.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait