Jamur Enoki, Penyebab Listeriosis Meningkat?

Selasa, 19/07/2022 - 12:40
Jamur Enoki (sumber foto:pixel.com)

Jamur Enoki (sumber foto:pixel.com)

Oleh : Nabilah Hidayat (Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta)

Jamur Enoki belakangan ini menjadi booming dan sudah tersebar bebas dimana-mana sebab pengaruh dunia maya. Banyak sekali konten kreator yang menyuguhi penonton dengan sajian dari Jamur tersebut. Sehingga tak heran apabila perkembangan minat yang luarbiasa ditunjukkan oleh konsumen kepada Jamur Enoki. Lantas apa yang terjadi sehingga pemerintah Indonesia mengeluarkan himbauan berhenti mengkonsumsi Jamur ini?

Jamur Enoki ini memiliki ciri badan yang panjang dengan tudung kepala yang mungil, biasanya tumbuh bergerumbul menjadi satu, mayoritas Jamur ini berwarna putih kekuningan menuju cream. Jamur Enoki juga menjadi spesies Jamur yang banyak diminati selain harganya yang terjangkau, mendapatkannya juga sangat mudah seperti di supermarket. Jamur ini menuju puncak kejayaannya saat banyaknya youtuber mulaimempromosikannya dalam konten ASMR.

Jamur Enoki sendiri diklaim oleh International Food Safety Authority Network (INFOSAN) bahwa telah terinfeksi oleh sebuah bakteri, berawal dari Amerika, Kanada dan Australia. Akhirnya, dilakukanlah investigasi yang menunjukkan bahwa Jamur Enoki dari produsen Green Co Ltd yang diimpor dari Korea Selatan mengandung bakteri berbahaya bernama Listeria monocytogenes yang jumlahnya telah melebihi ambang batas.

Pada saat itu, Badan pengawas obat dan makanan Amerika (FDA) telah mengumumkan Jamur Enoki dari Green Co Ltd didistribusikan oleh tiga perusahaan yakni Sun Hong Foods, Inc., Guan’s Mushroom Co., dan H&C Food, Inc. Halaman FDA tersebut juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengkonsumsi jamur enoki dari perusahaan tersebut walaupun tampilannya segar dan tidak busuk.

Lalu, pada tahun 2021 kemarin Indonesia pun dikejutkan oleh pengumuman resmi pemerintah agar memusnahkan produksi Jamur ini dalam skala besar. Padahal jika ditelitu lebih dalam, Jamur Enoki ini memiliki manfaat yang sangat baik pada kesehatan tubuh. Salah satunya, kandungan serat yang ada di dalamnya dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan Anda.

Jamur enoki bisa membantu melembutkan feses agar lebih mudah dikeluarkan, bantu mengurangi risiko kanker usus besar, serta bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Fakta ini tentunya akan sangat membantu bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Selain itu, Jamur Enoki juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Pasalnya, satu porsi jamur enoki mengandung protein sebesar 1,7 gram, jumlah ini sepadan dengan protein pada sayuran hijau.

Nyatanya Jamur Enoki yang tumbuh tiap negara tentusaja berbeda, tidak semua terkena bakteri yang menyebabkan penyakit Listeriosis seperti ini. Kita sebagai konsumen juga patut membuka wawasan kita agar mampu memilah sejumlah Jamur yang baik untuk dikonsumsi dan tidak. Mampu memilih Jamur yang dalam jangka pendek dikonsumsi aman bagi kesehatan juga tak lupa menjaga kebersihan saat mengolahnya menjadi masakan. Lamanya perebusan juga mempengaruhi protein yang tersimpan pada tumbuhan. Maka dari itu alangkah baiknya kita sama sama berpartisipasi dalam mengolah kesadaran diri agar senantiasa memilih makanan yang baik dan bermanfaat bagi kita dan tidak merugikan tentunya. (*)

Berita Terkait