Kepala BDK Jakarta Ali Ghozi saat tanam Pohon Matoa, Jumat (28/3/2025).
Klikwarta.com, Jakarta - Badan Diklat Keagamaan (BDK) Jakarta turut serta dalam Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa, sebagai bagian dari program Ekoteologi yang digagas oleh Menteri Agama. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Kepala BDK Jakarta Ali Ghozi menyatakan, bahwa gerakan ini tidak hanya mendukung Program Prioritas Kementerian Agama, tetapi juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tentang pentingnya keseimbangan ekologi serta peningkatan toleransi antarumat beragama.
"Program ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menjaga lingkungan. Selain itu, ini juga menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai ekoteologi yang mengajarkan bahwa manusia bertanggung jawab atas kelestarian alam," ujar Ali Ghozi, Jumat (28/3/2025).
Lebih lanjut, gerakan ini juga mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 182 Tahun 2025 tentang Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa, yang menginstruksikan seluruh satuan kerja untuk aktif berpartisipasi dalam program pelestarian lingkungan.
Sebagai langkah nyata, BDK Jakarta telah bekerja sama dengan Dinas Pertamanan DKI Jakarta dan menerima lebih dari 1.000 pohon, Tak hanya Matoa, BDK juga menerima pohon lainnya termasuk pohon buah dan tanaman hias, untuk ditanam di area Kantor.
“BDK memang saat ini terasa panas, jadi selain pelestarian lingkungan, BDK Jakarta juga diharapkan bisa mendapat hasilnya, yaitu area kantor lebih rindang dan sejuk, serta lebih catik dan indah, kerna ini juga bentuk beautifikasi area kantor,” ucapnya.
Iapun mengatakan, semua ASN BDK Jakarta turut berperan aktif dalam gerakan ini. “Penanaman sendiri sudah dilaksanakan secara bertahap dan sudah dimulai sejak Awal Ramadan, dan akan dilanjutkan nanti setelah Ramadan,” jelasnnya.
Ia pun berharap, aksi ini dapat menginspirasi ASN serta masyarakat secara umum untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menjadikan pelestarian alam sebagai bagian dari ibadah serta tanggung jawab sosial.
(Kontributor : Arif)








