Walikota Bengkulu Helmi Hasan
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Untuk mengatasi banjir yang sering melanda di sejumlah titik di Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan menargetkan pembangunan Waduk pada tahun 2017 ini. Sejumlah titik yang masuk kawasan rawan banjir tersebut yakni, di Kelurahan Semarang, Kelurahan Tanjung Jaya dan Kelurahan Tanjung Agung.
"Terpenting infrastruktur jalan dan kita target 2017 pembangunan waduk untuk antisipasi banjir. Saya sudah kaji bersama dengan Dinas PU butuh anggaran Rp 200 Miliar untuk itu," kata Helmi Hasan dalam konferensi pers di ruang kerjanya, Senin (03/04/2017).
Anggaran sebesar itu, kata Helmi Hasan, tidak mungkin ditanggung oleh APBD kota Bengkulu sepenuhnya. Untuk itu, butuh sinergi semua pihak. Pemerintah provinsi dan Pemerintah pusat diminta untuk sama-sama bergotong-royong memikirkan dan membantu persoalan pembangunan waduk tersebut.
"Kita akan koordinasikan dengan pusat. Nanti bisa melalui APBD dan bisa juga ditambah dengan gotong-royong semua pihak. Mudah-mudahan 2017 waduk bisa kita bangun," harapnya.
Dengan keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah itu, lanjut Helmi Hasan, maka tidak mungkin pihaknya membeli lahan yang sedang dikuasai oleh masyarakat sekitar.
Solusinya, harus ada dialog antara pemerintah bersama masyarakat agar masyarakat pemilik lahan tidak merasa dirugikan dengan pembangunan waduk. Malah kehadiran waduk bisa menjadi manfaat dan berkah untuk kawasan tersebut.
"Lahan masyarakat tetap jadi milik masyarakat, tapi nanti lahannya dijadikan waduk. Waduk itu nanti bisa disulap jadi tempat pariwisata atau lokasi memancing ikan. Kalau pemerintah harus beli lahannya agak kerepotan dengan anggaran," jelasnya.
Seperti diketahui, di sejumlah titik di Kawasan Sungai Serut sering dilanda banjir, baik banjir kiriman dari Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah, maupun banjir ketika datang dimusim penghujan. Akibatnya, puluhan rumah warga sering terendam banjir. (Rls/MC Kominfo Kota)








