Umat Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Sukoharjo Berbagi Takjil di Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo

Kamis, 04/04/2024 - 08:00
Umat Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Sukoharjo Berbagi Takjil

Umat Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Sukoharjo Berbagi Takjil

Klikwarta.com, Sukoharjo - Menjelang waktu berbuka puasa, rombongan umat Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Sukoharjo yang dipimpin oleh Romo Paroki Petrus 
Sajiyana,Pr mendatangi Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo untuk membagikan takjil. Rabu (3/4)

Kegiatan ini sudah bukan kali pertama, pada tahun 2023 lalu kegiatan serupa juga pernah dilakukan oleh OMK (orang muda katolik) Paroki Hati Kudus Yesus Sukoharjo yang juga membagikan takjil gratis kepada jemaah 
Masjid Agung Baiturrohmah. 

Romo yang akrab disapa dengan panggilan romo saji ini datang bersama sejumlah umat yakni dewan paroki, orang muda katolik, dan ibu - ibu WKRI,mereka datang ke masjid paling besar di Sukoharjo dengan membawa 
sejumlah takjil gratis. Takjil ini dibagikan kepada mereka yang sedang menjalani ibadah puasa.

Romo Saji mengatakan bahwa kegiatan semacam ini salah satu langkah kecil untuk menumbuhkan rasa toleransi antar umat beragama. 

"Kita boleh berbeda dalam hal soal keyakinan, tetapi dalam hal soal hidup sebagai sesama warga negara kenapa harus berbeda? Jadi kami mengajak untuk membangun kebersamaan ini," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pandu Ketua Orang Muda Katolik Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Sukoharjo, mengatakan bahwa aksi berbagi takjil ini merupakan bentuk kecil dalam upaya merawat Kebhinekaan.

"Kami tadi membagikan takjil untuk teman-teman Muslim di Masjid Agung Sukoharjo, dan harapannya Semoga ke depannya untuk kegiatan seperti ini bisa dicontoh untuk masyarakat yang lain agar lebih mempererat 
antarumat beragama" Ujarnya  

Menanggapi kunjungan dari rombongan umat gereja  Katolik, Ngatiman selaku takmir Masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo menyampaikan terima kasih. Menurutnya, toleransi seperti ini harus terus dijaga.

"Saya mengucapkan terima kasih, inilah namanya toleransi yang harus kita kembangkan, baik itu di agama Katolik maupun Islam. Ini perlu kita kuatkan karena kita harus saling meyakini dan menghormati hak 
masing-masing," kata Ngatiman.

(Kontributor : Widyo)

Berita Terkait