Lakukan Pembinaan Satker KPPN Bengkulu Harapkan Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Anggaran
Klikwarta.com, Bengkulu - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bengkulu melakukan kegiatan Pembinaan Satker pada Kamis dan Jumat, 29-30 April 2021. Kegiatan Pembinaan Satker ini merupakan agenda rutin dari KPPN Bengkulu dalam rangka peningkatan kualitas kinerja pelaksanaan anggaran.
Kegiata Pembinaan Satker dilaksanakan secara on the spot, yaitu mengunjungi secara langsung ke satuan kerja, dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tommy Rizki selaku Pembina Teknis Perbendaharaan Negara KPPN Bengkulu, yang didampingi oleh Rikki Okto Saputra, Analis Perbendaharaan Negara Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu.
Tommy menuturkan bahwa Pembinaan satker ini bertujuan untuk melihat lebih dekat kondisi yang terjadi pada satuan kerja. Dengan mendatangi langsung ke satker, diharapkan satker lebih nyaman untuk mengutarakan permasalahan/kendala yang mereka hadapi sehingga kami dapat memberikan solusi terbaik ataupun saran dan masukan bagi mereka untuk perbaikan dalam pengelolaan keuangan negara. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi untuk lebih mendekatkan diri antara KPPN dengan mitra kerja-nya. Terlebih setelah masa pandemi ini seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring.
Rikki menambahkan bahwa dengan dibentuknya Jabatan Fungsional di Bidang Perbendaharaan baik di KPPN maupun Kanwil DJPb, merupakan langkah awal agar bagi Jafung untuk lebih fokus untuk mengawal satker dalam mengelola APBN yang merupakan tugas utama mereka.
Pada Kesempatan kali ini, Pembinaan Satker dilakukan pada 5 satker, yaitu IAIN Bengkulu, MTsN 2 Kota Bengkulu, 2 satker Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan serta Rumkit Bhayangkara.
“Satker menyambut baik dengan adanya kegiatan ini, dan mereka meminta untuk dilakukan pembinaan berkelanjutan, bukan hanya sekali-dua kali datang. Dan itu merupakan tugas kami dan kami pun berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kinerja satker setiap bulan dan kegiatan kita ini juga akan dilakukan evaluasi untuk menentukan tindaklanjut untuk diterapkan dalam pembinaan berikutnya, serta tetap mengawal satker lain yang tidak masuk ke dalam pembinaan.” Pungkas Tommy.








