Launching Graha Sunan Lawu Tandai Milad Satu Windu The Lawu Group 

Jumat, 17/01/2025 - 10:09
Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi menyerahkan potongan tumpeng kepada Presiden Direktur The Lawu Group Parmin Sastro Wijono saat perayaan Milad 8 Tahun The Lawu Group sekaligus Launching Graha Sunan Lawu, Kamis (16/1/2025) malam.

Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi menyerahkan potongan tumpeng kepada Presiden Direktur The Lawu Group Parmin Sastro Wijono saat perayaan Milad 8 Tahun The Lawu Group sekaligus Launching Graha Sunan Lawu, Kamis (16/1/2025) malam.

Klikwarta.com, Karanganyar - Perayaan ulang tahun ke-8 atau milad satu windu The Lawu Group digelar di kawasan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar pada Kamis (16/1/2025) malam

Dalam perayaan ulang tahunnya itu, The Lawu Group sekaligus melaunching gedung serba guna Graha Sunan Lawu, yang dipakai sebagai tempat untuk penyelenggaraan acara tersebut.

Pihak The Lawu Group menyebut bangunan Graha Sunan Lawu yang memiliki luas 800 meter sebagai gedung terbesar di Tawangmangu, dengan kapasitas ruang hingga halaman yang mampu menampung 2000 orang.

Perayaan milad The Lawu Group yang pada tahun ini mengusung tema "Solusi Wisata Halal Dunia" dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-quran oleh Muslimah Qur'anic Center Al Aziz, dilanjutkan peresmian gedung Graha Sunan Lawu oleh  Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi dengan penandatanganan prasasti, dan pemotongan tumpeng bersama pimpinan dan jajaran manajemen The Lawu Group.

Milad satu windu The Lawu Group ini ikut ditandai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah karyawan juga putra putri karyawan The Lawu Group berprestasi, dan penyerahan santunan bagi anak yatim.

Presiden Direktur The Lawu Group Parmin Sastro Wijono, mengatakan, selama delapan ini pihaknya telah mengembangkan inovasi kepariwisataan di 10 kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY dengan mengelola 15 obyek wisata, 9 restoran dan kafe, serta 3 tempat pusat perbelanjaan oleh-oleh.

"Di Kabupaten Karanganyar, The Lawu Group telah menghadirkan beberapa destinasi. Di antaranya yakni Sate Lawu Resto, taman wisata alam The Lawu Park, dan Sakura Hills yang membawa suasana khas Jepang ke Tawangmangu hingga menjadi salah satu destinasi favorit. Kemudian, Tawangmangu Wonder Park, jembatan kaca Kemuning Sky Hills, dan yang terbaru obyek wisata alam air terjun Ngargoyoso Waterfall," ungkap Parmin kepada wartawan, saat ditemui di sela acara itu.

Dia menambahkan, dalam melakukan pengembangan destinasi wisata di Karanganyar tersebut, selama ini The Lawu Group melibatkan para investor lokal yang ada di Karanganyar.

Melihat progres Karanganyar sebagai daerah wisata yang selama tiga tahun terakhir berkembang pesat serta didukung dengan infrastruktur dan akses  yang memadai, kata Parmin, The Lawu Group ingin menjadikan Karanganyar tidak hanya sebagai daerah tujuan wisata bagi wisatawan domestik, tetapi juga berskala nasional dan bahkan mendunia.

"Sekarang ini Karanganyar harus naik kelas. Artinya, harus menjadi daerah tujuan wisata berskala nasional bahkan internasional. Maka, Karanganyar harus memiliki ikon destinasi yang lebih besar dan terkenal. Untuk mewujudkan, tentunya kita perlu menarik investor yang bukan hanya investor lokal," jelasnya.

Sementara, Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi, mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu daerah dengan kunjungan wisatawan domestik terbanyak nomor tiga di wilayah Jawa Tengah.

Dia memberikan apresiasi kepada The Lawu Group yang telah ikut mengembangkan pariwisata, sehingga kunjungan wisata di Karanganyar semakin meningkat dengan signifikan.

"Melalui The Lawu Group, sinergi dan kesiapan untuk mewujudkan Kabupaten Karanganyar sebagai daerah utama tujuan wisata ramah lingkungan dan dikenal lebih luas, mudah-mudahan bisa terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," tandas Timotius.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait