Kepala Keamanan Inalum Firman Usman
Klikwarta.com, Batu Bara - Aksi damai di depan Main Office PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Kuala Tanjung, pada Kamis 23 Oktober 2025, berlangsung tertib dan kondusif, warga yang tergabung dalam eks pekerja Kokalum menyampaikan aspirasi terkait hak pesangon dengan cara damai, tanpa mengganggu aktivitas perusahaan.
Namun, di tengah jalannya aksi, beredar potongan video yang menampilkan Kepala Departemen Pengamanan Inalum, Firman Usman, yang oleh sebagian pihak dinilai bersikap arogan, menanggapi hal itu, Firman meluruskan bahwa tindakannya semata - mata merupakan bagian dari tugas menjaga kelancaran operasional dan keamanan di kawasan industri strategis nasional (Obvitnas).
“Saya hanya mengingatkan agar jalur bus karyawan tidak terhalang, di dalam bus itu ada rekan - rekan kita yang pulang mencari nafkah, dan hak mereka juga harus kita jaga,” jelas Firman dengan tenang, Jumat (24/10/25).
Firman menegaskan, dirinya tidak pernah bermaksud membatasi aksi damai, bahkan mengapresiasi peserta yang menyampaikan pendapat secara santun. Ia menilai keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan ketertiban publik adalah wujud kedewasaan berdemokrasi.
“Kami menghormati setiap pandangan, tapi tugas kami memastikan situasi tetap aman, demi aset rakyat, aset negara, dan keselamatan bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Firman menjelaskan bahwa isu pesangon bukan kewenangan bidang keamanan, melainkan urusan kebijakan manajemen dan mekanisme hukum, meski begitu, pihaknya tetap memastikan jalannya aksi aspiratif berlangsung tertib tanpa mengganggu kegiatan vital nasional.
“Menjaga Obvitnas adalah amanah undang - undang, kami berterima kasih kepada masyarakat yang tetap menjaga suasana kondusif. Aspirasi warga adalah hak yang dijamin hukum, sementara keamanan industri adalah tanggung jawab bersama,” tutup Firman.
Pewarta : Dek








