MIN 3 Sukoharjo Gelar Training Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Jumat, 24/06/2022 - 19:10
Kepala Kemenag Sukoharjo Muh Mu'alim membuka pelatihan Kurikulum Merdeka yang diadakan MIN 3 Sukoharjo di Hotel Sarila, Sukoharjo, Kamis (23/6/2022).

Kepala Kemenag Sukoharjo Muh Mu'alim membuka pelatihan Kurikulum Merdeka yang diadakan MIN 3 Sukoharjo di Hotel Sarila, Sukoharjo, Kamis (23/6/2022).

Klikwarta.com, Sukoharjo - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sukoharjo menggelar training atau Pelatihan Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka di Hotel Sarila, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Kamis (23/6/2022).

Pelatihan bertajuk "In House Training (IHT) Pelatihan Implementasi Pembelajaran Kurikum Merdeka" tersebut diikuti 55 peserta, baik guru di MIN 3 Sukoharjo maupun guru-guru dan kepala sekolah madrasah di Kecamatan Bendosari (Sahabat Madrasah)

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sukoharjo Muh Mu'alim mengatakan, Kurikulum Merdeka akan dilaksanakan menyeluruh pada 2024. Artinya, mau tidak mau semuanya harus melaksanakan.

"Oleh karena itu, harus kita persiapkan sejak dini. Dan diharapkan ke depan sudah siap, ketika kita harus melaksanakan (Kurikulum Merdeka,Red)," ujarnya sewaktu membuka pelatihan, Kamis (23/6/2022).

Dirinya berharap madrasah dapat terus berkembang dan tidak boleh ketinggalan dengan sekolah-sekolah lain.

"Alhamdulillah, Sukoharjo ini iklim madrasahnya cukup baik. Jadi banyak madrasah-madrasah yang berkembang cukup baik, mengalahkan sekolah-sekolah yang lain," papar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah MIN 3 Sukoharjo Heru Purnomo mengatakan ada beberapa tujuan dari kegiatan Training Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka yang dilakukan. 

Pertama, yakni untuk mensosialisasikan Kurikulum Merdeka yang nantinya akan dilaksanakan menyeluruh kepada semua guru MIN 3 Sukoharjo dan Sahabat Madrasah.

"Kedua, untuk meningkatkan kompetensi guru, mau apa namanya kurikulum apa pun kalau gurunya tidak diajarkan dari awal maka yang terjadi adalah kesulitan," kata dia.

Oleh karena itu, sebagai persiapan dan pengenalan Kurikulum Merdeka, maka dilakukan pengenalan awal.

"Sehingga misal mau ganti kurikulum mereka tidak beranggapan kurikulum itu sulit, tetapi mereka akan menganggapnya sebagai sebuah tantangan baru yang harus dikuasai," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, inti dari Kurikulum Merdeka adalah Merdeka Belajar. Konsep ini dibuat agar siswa bisa mendalami minat dan bakatnya masing-masing.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait