Stop Penyebaran Hoax dan Foto Korban Kekerasan Perempuan dan Anak, Puluhan Perempuan Gelar Aksi Bagikan 1000 Bunga

Sabtu, 09/03/2019 - 15:52
Aksi simpatik puluhan perempuan GMB di Simpang Lima Ratu Samban

Aksi simpatik puluhan perempuan GMB di Simpang Lima Ratu Samban

Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Puluhan perempuan yang tergabung dalam Gerakan Muslimah Bersyar'i (GMB), gelar aksi simpatik dan membagikan bunga di Simpang 5 Ratu samban Kota Bengkulu, Jumat (08/03/19) kemarin. Aksi digelar dalam rangka memperingati momen International Women's Day 2019, dalam hal ini para perempuan GMB menyuarakan stop hoax dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia, khusunya di Bumi Rafflesia.

"Kami menolak keras penyebaran informasi hoax yang beredar di tengah masyarakat serta penyebaran foto korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan di media sosial", kata Alisya Fianne Janne, Ketua GMB Provinsi Bengkulu.

Kampanye menolak kekerasan terhadap perempuan dan anak serta stop hoax harus digencarkan secara berkesinambungan. Hal tersebut guna menghindari dan mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan masyarakat di Indonesia, khususnya di Bumi Rafflesia.

"Aksi kami gelar dengan menyuarakan stop hoax dan foto korban kekerasan perempuan dan anak serta pembagian 1000 bunga kepada pengguna jalan di Simpang Lima Ratu Samban", sampainya.

Sementara dikatakan Empi Susyanti anggota GMB lainnya, dalam aksi juga dilakukan pembagian sedikit rezeki bagi gelandangan dan pengemis (gepeng), sopir angkot dan tukang parkir di sekitar Simpang Lima Ratu Sambang. 

"Sedekah tersebut salah satu bentuk kepedulian GMB kepada masyarakat Kota Bengkulu, yang masih membutuhkan perhatian serius", katanya.

"International Women's Day 2019 yakni Berpikir Setara, Membangun Cerdas, Berinovasi untuk Perubahan', yang berfokus pada cara-cara inovatif. Dimana perempuan dapat memajukan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan", sambung Empi. 

Lanjutnya, tema dalam peringatan International Women's Day 2019 tersebut yakni "saatnya perempuan bangkit, bergerak sekarang atau tertindas, kita perempuan perdamaian dan International Women's Day 2019"

"Stop Hoax dan Kekerasan terhadap Perempuan, kami Perempuan Perdamaian", tutupanya. (BT/FR)

Berita Terkait