Warga Keluhkan Kosongnya Dokter Kandungan di RSUD Aceh Singkil

Kamis, 09/01/2020 - 10:12
RSUD Aceh Singkil

RSUD Aceh Singkil

Klikwarta.com, Aceh Singkil - Sejumlah warga Kabupaten Aceh Singkil mengeluhkan dengan kondisi kosongnya Dokter Specialis Kandungan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Dengan kondisi tersebut mengakibatkan banyak warga yang ingin melahirkan harus melakukan persalinan ke Rumah Sakit luar daerah. "Karena sejumlah persalinan tidak dapat ditangani di RSUD Aceh Singkil", ucap Sahap salah seorang warga Gunung Meriah, Kamis (09/01/2020). 

Melihat hal tersebut, diminta pihak RSUD Aceh Singkil agar segera menambah tenaga Dokter Spesialis Kandungan. 

Menurut Sahap, dengan hanya satu Dokter yang bertugas saat ini namun sedang cuti, mengakibatkan pasien melahirkan yang tidak mampu ditangani RSUD Aceh Singkil, harus dirujuk ke Rumah sakit luar daerah.

Informasinya dari 2 orang Dokter Kandungan yang ada di RSUD Aceh Singkil, satu sudah pindah ke Banda Aceh. Dan satunya lagi saat ini sedang cuti melahirkan. "Dengan begitu saat ini, Dokter Kandungan di RSUD sedang kosong,"ujarnya.

Karena, sekira seminggu yang lalu kebetulan isteri saya akan melahirkan, berhubung tidak ada satupun Dokter Kandungan diRSUD Aceh Singkil, akhirnya untuk melakukan persalinan sang istri melahirkan sibuah hatinya terpaksa harus merujuk ke RSUD Subulussalam, ungkap Sahap.

Selain Istrinya, diwaktu bersamaan sedikitnya ada 5 orang pasien lainnya berasal dari Aceh Singkil yang bersalin di RSUD Subulussalam, ujarnya.
Sebelumnya Direktur RSUD Aceh Singkil, dr. Khuzaini, kepada wartawan mengakui, saat ini sebenarnya Rumah Sakit dibawah kepemimpinan nya  memiliki dua orang tenaga dokter spesialis kandungan.

Tapi, salah satu Dokter Kandungan, Ajeng saat ini kebetulan sedang cuti melahirkan dan Dokter Rika masih menjalani studinya di Jogja.

Namun sebagai upaya menyikapi hal tersebut, direktur yang belum lama memimpin RSUD ini sudah mencoba berkoordinasi dengan Dokter Spesialis Kandungan lainnya sebagai pengganti sementara guna mengisi kekosongan.

"Kita kemarin sudah mencoba menghubungi Dokter Henry Selian namun belum ada kepastian bisa atau tidak, jadi kita belum bisa janji, masih menunggu kabar beliau," ungkap Khuzaini. (ESi)

Berita Terkait