Dosen Universitas Muhammadiyah Semarang Raih Penghargaan Internasional di Malaysia
Klikwarta.com, Solo - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anak bangsa di kancah internasional. Prima Trisna Aji, dosen Program Studi Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang, berhasil meraih penghargaan bergengsi The Best Paper Presenter Award dalam ajang 2nd International Conference on Recent Advancement in Sustainable Healthcare (ICRASH) 2025.
Kegiatan seminar internasional tersebut diselenggarakan di Hotel Summit Subang Jaya, Selangor, Malaysia belum lama ini. Acara ini menghadirkan para akademisi dan peneliti dari berbagai belahan dunia yang mempresentasikan hasil riset terkini di bidang kesehatan berkelanjutan.
Prima, yang berasal dari Kota Solo dan berhome base di Universitas Muhammadiyah Semarang, memukau para juri dengan presentasinya yang berjudul Efektivitas Mobile Phone Self Management Hipertensi terhadap Kemandirian Manajemen Hipertensi pada Pasien Hipertensi. Dalam penelitian tersebut, Prima bekerja sama dengan dua pakar internasional, Prof. Chua Siew Kuan dan Prof. Tukimin.
“Saya bersyukur bisa membawa pulang penghargaan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT, istri beserta keluarga atas doa dan dukungan mereka,” ujar Prima dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/4).
Dalam paparannya, Prima menjelaskan, pengelolaan hipertensi secara mandiri dengan bantuan teknologi digital, khususnya melalui ponsel pintar, terbukti efektif meningkatkan kemandirian pasien dalam mengelola penyakit mereka.
“Partisipasi saya dalam seminar ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi alat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama dalam manajemen penyakit kronis seperti hipertensi,” tambahnya.
Istri Prima, Dr. Elinda Rizkasari, yang turut hadir mendampingi, juga menyampaikan rasa bangganya atas capaian sang suami. “Saya ikut bangga dan berharap capaian ini bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi bekal amal baik di dunia maupun di akhirat,” ucap Elinda.
Ia juga menambahkan, “Semoga ini menjadi amal jariyah serta ilmu yang bermanfaat. Kita harus selalu rendah hati karena semua ini adalah titipan dari Allah SWT.”
Penghargaan yang diraih Prima menjadi bukti bahwa kolaborasi antara ilmu, teknologi, dan niat tulus untuk memperbaiki kualitas hidup pasien mampu menembus batas-batas negara dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia kesehatan global.
(Kontributor : Arif)








