Wakil Walikota Tegal M. Jumadi (kiri)
Klikwarta.com, Jakarta - Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, ST, M.M, dan OPD terkait penuhi undangan Direktur NITS Telkom Group, Zulhelfi Abidin, Kamis (9/1/2020) di Ruang Rapat Direktur NITS, Telkom Land Mark Tower, Jakarta.
Disampaikan oleh Jumadi dalam mewujudkan The Real Smart City dan menjadikan Kota Tegal sebagai percontohan diperlukan sinergi dan kolaborasi tiga pilar, dalam hal ini Pemerintah Kota Tegal, Telkom dan dari Kominfo.
"Jadi kami berharap Telkom membenahi semua infrastrukturnya di Kota Tegal sekaligus menjadi percontohannya untuk di republik ini bahwa kita bisa bersama-sama Pemerintah, Telkom kemudian Kominfo, 3 pilar inilah yang nantinya bersinergi berkolaborasi untuk mewujudkan the real smart city," ucap Jumadi.
Terkait infrastruktur Telkom yang perlu dibenahi, Jumadi mengakui bahwa sebenarnya sudah cukup bagus hanya saja perlu ditingkatkan sesuai standar internasional.
"Kita bicara di versi atas, diaplikasi dan segala macam tapi di bawahnya katakanlah ducting, cabling segala macam, broadbandnya dibereskan. Memang sekarang infrastruktur sudah bagus tapi perlu ditingkatkan lagi agar sesuai dengan standar internasional yang bisa dijadikan acuan Telkom, Kominfo kemudian Pemerintah Kota Tegal," ucap Jumadi.
Jumadi juga menambahkan bahwa dalam bersama-sama mewujudkan The Real Smart City itu sendiri artinya mensupport apa yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai mana pernah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dimana implementasi Smart City di Indonesia akan dapat mempercepat perwujudan Indonesia sebagai Smart Nation.

Sementara Direktur NITS Telkom Group, Zulhelfi Abidin mengatakan diperlukannya Blue Print untuk bisa mewujudkan Smart City yang terdiri dari 3 Pilar.
"Kita perlu blue print bersama, terkait smart city itu terdiri dari 3 pilar, pilar pertama adalah smart infrastruktur jadi bagaimana kita menyiapkan conectifity data center,server, storage dan seterusnya. Yang kedua kita menyiapkan smart untuk platform, servis-servis apa yang akan kita berikan sehingga kita bisa melakukan customize dan yang ketiga baru servis digital yang akan kita berikan ke masyarakat. Kita perlukan blue print yang perlu kita siapkan bersama yang implementasinya ada jangka pendek yang betul-betul kita bisa realisasikan segera dan yang kedua adalah jangka panjang", terangnya.
Di sisi lain, Komisaris Telkom, Ismail juga berharap kepada Telkom dimana infrastruktur dan device lengkap bisa mendorong dan mensupport Pemerintah Kota Tegal untuk menjadi percontohan Smart City yang utuh.
"Kalau bisa Kota Tegal menjadi showcase di Indonesia dengan pendekatan yang berbeda terkait smart city secara utuh. IT bisa melakukan apa saja baik kebutuhan Pemda maupun masyarakat. Mudah-mudahan teman teman Telkom group bisa klik dengan Pemda Tegal", ucap Ismail.
Dalam kesempatan Itu Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi dan rombongan juga diajak berkeliling dan mencoba wahana yang ada di Telkom Digital Experience, dengan pengalaman berupa teknologi baru yang ada atau mungkin di masa depan kita tidak asing dengan itu semua, mulai dari Teknologi VR (Virtual Reality) dimana dimasa depan penerapan VR untuk beberapa teknologi seperti presentasi 3D yang real, permaian/game dengan teknologi Virtual Reality seolah-olah kita berada dalam permainannya dan masih banyak yang lainnya.
Bisa saja kedepannya dimanfaatkan untuk berbagai macam kegunaan tidak hanya permainan saja, dimana ketika semua hal sudah dikontrol dengan Teknologi AI (Artificial Intelegence) ini, segala peralatan menjadi lebih pintar, seperti asisten pribadi, Voice Control untuk penggunaan sehari-hari, plantasi/kebun, motor control dan lain sebagainya. (Red/tim)








