Kolaborasi Bintan Resorts untuk Selamatkan Penyu di Pulau Bintan

Jumat, 19/09/2025 - 18:00
Kolaborasi Bintan Resorts untuk Selamatkan Penyu di Pulau Bintan

Kolaborasi Bintan Resorts untuk Selamatkan Penyu di Pulau Bintan

Klikwarta.com, Bintan - Sebagai bukti nyata dari tema Run and Discover pada kegiatan Bintan Marathon 2024 lalu dengan misi konservasi penyu di Pulau Bintan, Bintan Resorts sebagai penyelenggara kegiatan lari tersebut, hari ini menyerahkan donasi senilai Rp 24 juta (dua puluh empat juta rupiah) dalam bentuk perlengkapan penunjang kegiatan konservasi yang dialokasikan 

dari sebagian kecil hasil biaya registrasi peserta lari kepada Yayasan Ecology Kepulauan Riau.

YEKR sebagai bentuk inisiatif untuk berbagi kembali kepada lingkungan. Dana tersebut akan digunakan oleh YEKR sebagai lembaga yang kegiatannya berfokus pada usaha perlindungan ekosistem laut dan termasuk di dalamnya adalah program konservasi penyu yang terancam punah di Pulau Mapur, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Donasi ini secara khusus difokuskan untuk perlindungan penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu hijau (Chelonia mydas), dua spesies penyu endemik yang perannya sangat penting dalam menjaga keanekaragaman hayati laut di wilayah Pulau Bintan.

Pulau Mapur merupakan kawasan 
konservasi strategis yang mengintegrasikan perlindungan habitat penyu, restorasi hutan bakau, serta program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang dijalankan oleh YEKR.

Pengelola kawasan wisata Bintan Resorts menegaskan komitmen yang juga sejalan dengan misi YEKR yaitu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat 
sekitar.

YEKR tentu membutuhkan bantuan dari banyak mitra agar misi konservasi penyu 
tersebut dapat berkesinambungan. Hal ini diwujudkan melalui dukungan terhadap program konservasi penyu yang dijalankan YEKR di Pulau Mapur. 

“Meskipun nilai bantuan yang diberikan 
tidak besar, kami berharap kontribusi ini dapat mendukung YEKR untuk terus bersemangat 
melakukan penelitian, penangkaran dan konservasi penyu,” ujar Ray Manaek, Head of Safety, Health and Environtmental Bintan Resorts saat memberikan bantuan tersebut Jumat (19/09/2025). 

Zamaluddin sebagai salah satu pengurus konservasi YEKR di Pulau Mapur menjelaskan bahwa sebelum tahun 2023, kegiatan penangkaran telur penyu di pulau itu masih dilakukan secara 

sederhana oleh masyarakat, yang rata-rata mampu menyelamatkan sekitar 11 sarang setiap tahun.

Sejak tahun 2023, dukungan dari mitra-mitra yang peduli lingkungan, termasuk program dari Perusahaan Listrik Negara, telah membantu pembangunan fasilitas penangkaran penyu. 

Kehadiran fasilitas ini memungkinkan proses pencatatan dilakukan lebih sistematis dibandingkan sebelumnya, sehingga jumlah sarang yang berhasil diselamatkan meningkat menjadi 20 hingga 25 sarang per tahun. Pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi YEKR untuk terus memperkuat upaya konservasi biota laut tersebut yang populasinya terancam menurun.

Aulia Rahman, Kepala Seksi Wilayah Satu UPT Pengelola Wilayah Konservasi Provinsi Kepulauan Riau menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk YEKR, dalam menjaga ekosistem laut dan pesisir. Saat ini, total wilayah konservasi di Kepri mencapai 4 juta hektar, terdiri dari 1 juta hektar di Pulau Anambas yang dikelola Kementerian Kelautan, serta 3 juta hektar lainnya di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Kepri melalui unit YEKR.

Khusus di Pulau Bintan, terdapat sekitar 130 hektar area konservasi yang tersebar di bagian utara, termasuk di Pulau Mapur.

Melalui event seperti Mandiri Bintan Marathon dan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk YEKR, Bintan Resorts terus menempatkan diri sebagai pelopor pariwisata berkelanjutan
di Pulau Bintan. 

Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip ekologis dalam setiap aspek operasionalnya, Bintan Resorts tidak hanya menjaga kelestarian alam di kawasan Bintan Resorts, tetapi juga menginspirasi kesadaran global dalam bertanggung jawab terhadap lingkungan dan berperan aktif membantu organisasi konservasi di Provinsi Kepulauan Riau. (*) 

Berita Terkait