Penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (23/4/2026)
Klikwarta.com, Karanganyar - Sebagai bentuk komitmen nyata dalam penguatan jaring pengaman sosial, Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersinergi dengan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi).
Total bantuan sebesar Rp258.719.900 diserahkan kepada 77 warga kurang mampu yang terdiri dari penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Langkah strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan dukungan fisik, psikososial, dan ekonomi guna meningkatkan martabat serta kualitas hidup para penerima manfaat.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karanganyar, Junaidi, menegaskan bahwa program ini dirancang agar memberikan dampak jangka panjang bagi ekonomi keluarga, bukan sekadar bantuan konsumtif sesaat.
"Kami berharap betul bantuan ini tidak hanya sekadar diserahkan secara seremonial. Manfaatnya harus benar-benar dirasakan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujar Junaidi, di sela kegiatan penyerahan bantuan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (23/4/2026).
Pemerintah membagi penyaluran bantuan ke dalam dua kategori utama berdasarkan kebutuhan mendesak di lapangan.
Bantuan paket kewirausahaan difokuskan untuk menciptakan kemandirian ekonomi berupa alat produksi seperti sepasang ternak kambing, mesin jahit, perlengkapan toko kelontong, hingga alat tambal ban, diserahkan kepada 52 penerima terdiri dari 33 penyandang disabilitas dan 19 lansia.
Sementara, bantuan paket pemenuhan hidup layak diberikan dalam bentuk dukungan nutrisi dan sembako untuk menjamin kebutuhan dasar harian. Kategori ini mencakup 3 penyandang disabilitas dan 22 lansia.
Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar memastikan bahwa program ini akan diikuti dengan skema pengawasan yang ketat. Junaidi menjamin bahwa pihaknya tidak akan melepas para penerima manfaat begitu saja setelah bantuan diberikan.
"Kami berkomitmen melakukan pembinaan dan pemantauan secara kontinu setiap dua hingga tiga bulan sekali. Kami akan mengecek sejauh mana bantuan tersebut mampu menghasilkan pendapatan tambahan bagi mereka," tegasnya.
Melalui pendekatan ATENSI yang komprehensif, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berupaya meminimalisir kerentanan sosial bagi kelompok masyarakat yang tidak memiliki penghasilan tetap. Program ini diharapkan mampu memperkuat fungsi sosial individu sehingga para penyandang disabilitas dan lansia tetap dapat berperan aktif dan berdaya di tengah lingkungan masyarakat.
Dengan adanya bantuan modal usaha dan pemenuhan nutrisi ini, negara hadir untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih sehat, aman, dan mandiri secara finansial.
Pewarta : Kacuk Legowo








