Progres Jalan Tol Bengkulu-Lubuklinggau, Dewan Provinsi Sarankan Gubernur Bentuk Tim Percepatan Khusus Pembebasan Lahan

Rabu, 18/12/2019 - 20:33
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu Mohammad Gustiadi

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu Mohammad Gustiadi

Klikwarta.com, Bengkulu - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Mohammad Gustiadi Komisi III, yang akrab disapa Edi Tiger mendesak Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk membuat tim percepatan khusus menangani pembebasan lahan Jalan Tol Bengkulu-Lubuklinggau. 

Hal ini bukan tanpa alasan, Edi Tiger mengatakan saat kunjungan kerja Komisi III DPRD ke PT Hutama Karya selaku Badan Usaha Milik Negara di Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi dan penyedia jalan tol beberapa waktu yang lalu, progres pembangunan Jalan Tol Bengkulu-Palembang masih terkendala masalah pembebasan lahan. Permasalahan ini lah yang sampai saat ini menyebabkan mandeknya progres pembangunan tersebut.  

"PT Hutama Karya (Persero) masih menunggu tahap pembebasan lahan dalam proyek jalan tol Bengkulu-Lubuklinggau sejauh 95,80 kilometer. Jalan tol ini menjadi satu dari tiga ruas Trans-Sumatra yang akan dibangun di koridor Bengkulu-Palembang", ujar Edi Tiger, Rabu (18/12/2019). 

Edi menambahkan, seharusnya selaku pemerintah daerah baik pemerintah provinsi, kota dan kabupaten bekerja sama segera menyelesaikan pembabasan lahan tersebut. Jemput bola harus dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mempersiapkan lahan tersebut. 

"Sementara untuk tahap awal dimulainya titik Nol pembangunan, lahan yang tersedia harus 6 kilometer. Sedangkan lahan tersedia saat ini belum ada 1 kilometer. Sehingga pembangunan yang ada saat ini berhenti. Meskipun anggaran pembebasan lahan tersebut masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tapi setidaknya kita yang ada di daerah berperan aktif mendorong percepatan pembangunan tersebut dengan memastikan tidak ada kendala dalam pembebasan lahan", tambah Edi Tiger.

Terkait saran pembentukan tim khusus yang diajukan secepatnya DPRD Provinsi Bengkulu akan menyurati Gubernur Bengkulu untuk melakukan pembahasan lebih lanjut, bagaimana bentuk tim dan intansi terkait apa saja yang akan ada dalam tim tersebut.

"Pihak PT Hutama Karya sendiri mengatakan tidak ada masalaha dalam pembangunan jala tol tersebut, malah mereka memiliki progres yang jelas. Sekarang bagaimana kita yang ada di daerah ini yang menggiring percepatan pembangunan tersebut. Untuk tim semua bisa di koordinasikan, kita selaku anggota DPRD sangat mendukung dengan pembangunan tol tersebut, demi Bengkulu yang lebih baik lagi", tutup Edi Tiger. (Mr) 

Berita Terkait