Breaking News, Warga Heboh! Dahsyatnya Petir 'Hancurkan' Rumah Warga Melati Harjo, 2 Kambing Tewas

Rabu, 15/04/2020 - 08:41
Kondisi rumah dan 2 ekor kambing yang tewas akibat disambar petir
Kondisi rumah dan 2 ekor kambing yang tewas akibat disambar petir

Klikwarta.com, Bengkulu Utara - Rumah salah seorang warga Desa Melati Harjo, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara rusak parah akibat disambar petir yang terjadi pada Selasa (14/04/2020) malam sekira pukul 20.00 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik pasangan suami istri, Edi Tanto Marbun (40) dan Tri Hanjalari (40).

Edi Tanto Marbun, Rabu (15/04/2020) menceritakan, kedahsyatan petir menghancurkan seisi rumahnya, mulai dari atap rumah genting yang porak-poranda, pintu dan dinding rumah yang terbuat dari kayu jebol, berikut barang-barang elektronik, listrik dan beberapa perabotan rumah rusak. 

Tak hanya itu, informasi dihimpun Klikwarta.com, kaca rumah dan kaca lemari didalam rumah pecah. Disamping itu, 2 ekor kambing yang berada di kandang tewas seketika. 

Beruntung, dalam peristiwa ini, pasutri tersebut dan kedua anaknya yang masih berumur 12 tahun dan 8 tahun selamat dari amukan petir yang menyambar.

"Saat kejadian, saya dan istri saya serta kedua anak saya berada di dalam rumah. Seketika petir menyambar sekali, rumah kami bagaikan hancur lebur", ujar Edi Tanto, yang mengaku masih merasa trauma dan syok.

"Ya hujan gerimis dan tiba-tiba petir menyambar", sambungnya saat ditanya pasca kejadian itu.

Tambahnya, berharap atas musibah yang menimpanya tersebut dapat segera dibantu pemerintah daerah setempat. 

"Ini kejadian tak diduga, kondisi rumah dan semua prabotan nyaris rusak, saya berharap ada uluran tangan dari pemerintah untuk kiranya dapat membantu meringankan beban kami", pungkasnya.

s

Sementara dikatakan Kades Melati Harjo, Dukut Sumari S.IP, dirinya prihatin atas kejadian yang menimpa salah satu warganya tersebut.

"Saya prihatin dan akan berusaha mencarikan solusi untuk meringankan beban warga saya ini. Karena disinyalir, rumah sementara tak bisa ditempati, mengingat warganya tersebut masih trauma dan ketakutan", ungkapnya.

"Untuk listrik rumah, sudah kita hubungi pihak PLN untuk membantu memperbaiki", sambungnya.

Disamping itu, lanjut Kades, dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap dirumah saja, untuk tidak berkumpul, karena saat ini virus corona masih mewabah. 

"Ya, sebagian warga sudah memahami untuk berdiam diri di rumah disituasi wabah corona, dalam kejadian ini, warga sempat berkumpul dan langsung saya imbau untuk kembali kerumah masing-masing", pungkasnya menandaskan.

(Red)

Related News