Mengenal Pasar Tradisonal

Sabtu, 15/07/2023 - 14:17
Ilustrasi lukisan mengenai pasar tradisonal Indonesia: Pinterst

Ilustrasi lukisan mengenai pasar tradisonal Indonesia: Pinterst

Oleh : Achmad Sajidan

Klikwarta.com - Indonesia memliki banyak rempah-rempah, mayoritas pekerjaan di Indonesia nelayan dan petani. Pagi hingga petang mereka lalui untuk mencari sedikit rezeki untuk keluarga. Hujan badai bukan masalah bagi mereka, supaya anak menjadi orang yang berguna. Hasil yang mereka dapat di jualnya ke pasar terdekat atau mereka sendiri yang menjualnya. Pasar pastinya identik dengan kegiatan jual beli yang tidak lepas dalam kehidupan dunia.

Pasar tradisional menjadi penggerak perkembangan perekonomian penduduk. Dimana pasar dapat beroprasi secara optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat. Pasar tradisonal yang ada di Indonesia juga terbilang tidak sedkit, ada sekitar 14 ribu unit pasar tradisional yang ada di Indoneisa berdasarkan Badan Pusat Statistik.

Variasi barang dagang dari pasar tradisonal terdiri dari sayuran, buah-buahan, ikan, daging dan berbagai macam hewan laut. Bahkan sebagian dari pasar mejual pakaian, perlengkapan sekolah, olahraga dan masih banyak lainnya yang menjadi kebutuhan setiap harinya.

Dari segi waktu juga bervariasi tergantung capat lama barang dagangannya abis. Pagi-pagi buta mereka pasti sudah stand by di meja dagangannya dengan menunggu pembeli berdatangan satu per satu.

Biasanya pasar indentik dengan kata kotor, bau, becek bahkan kemacetan. Kondisi ini membuat sebagian orang pergi ke pasar modern yang dimana barang yang dijual sudah di bungkus dan kebalikan dari pasar tradisional.

Walaupun begitu pasar tradisional tidak pernah sepi, malahan menjadi tempat yang disukai sebagian besar masyarakat. Faktanya pasar traadisional menyediakan harga yang murah dan masih bisa tawar-menawar.

Pedagang di pasar tradisonal juga terbilang sagatlah ramah, dan kedekatan antara penjual dan pembeli lebih terasa. Pasar mereupakan tempat intrasi sosial yang sangat hangat dimana kita tidak saling mengenal dalam waktu singkat saling berbincang.

Pastinya kita tidak penah melihat pasar sepi yang namanya pengunjug maupun barang dagangannya. Tiap harinya pasti pengunjung berdatangan yang mana tiap harinya bertambah. Berbicara mengenai kemacetan pastinya kita sudah tahu. Hal itu biasanya disebabkan banyak keluar masuk mobil atau truk pengantar barang.

Faktanya banyak pengendara motor yang sering melawan arus jalan sehingga menyebabkan kemacetan yang tidak dapat dikendalikan. Pengendara motor juga banyak yang berhenti di pinggiran pasar. Hal ini biasanya disebabkan karena malas mengeluarkan uang untuk membayar parkiran di dalam pasar.
 

Berita Terkait