Rizal Ramli: Tidak Pantas Kemiskinan di Bengkulu Tinggi

Senin, 30/04/2018 - 01:15
Rizal Ramli saat ngopi bareng didampingi  didampingi Dr. Rahimandani ketua SMSI Provinsi Bengkulu dan Teguh Santosa mantan ketua SMSI pusat.
Rizal Ramli saat ngopi bareng didampingi didampingi Dr. Rahimandani ketua SMSI Provinsi Bengkulu dan Teguh Santosa mantan ketua SMSI pusat.

Klikwarta.com - Dr Rizal Ramli mengatakan Provinsi Bengkulu belum mengalami kemajuan yang banyak selama 15 tahun terakhir. Ia mengaku tiga kali berkunjung ke Bengkulu belum ada kemajuan banyak yang ia lihat.

"Meski daerahnya subur, Bengkulu belum banyak perubahan, masih sedikit kemajuannya," kata Rizal Ramli saat diskusi dalam acara ngopi sore bareng bersama SMSI Provinsi Bengkulu di Angkanan Pantai Berkas Kota Bengkulu, Minggu (29/04/2018).

Mantan Menteri Perekonomian di Era Presiden Gusdur ini mengaku terkejut melihat angka kemiskinan di Bengkulu masih tinggi. "Harusnya tidak pantas Bengkulu ini angka kemiskinannya mencapai 17 persen. Karena daerahnya subur. Bengkulu kaya," kata Rizal. 

Ia menilai solusi untuk Bengkulu Turisme. Menurutnya, apa bila kekuatan sejarah dan alam yang indah di Bengkulu dikelola dengan baik, maka Bengkulu akan lebih maju. 

"Saya contohkan, Banyuwangi. Dulu kabupaten diujung pulau jawa tersebut kategori miskin. Namun, karena Bupatinya yang mampu melihat potensi alamnya, Banyuwangi menjadi daerah wisata dengan tingkat pengunjung yang tinggi. Saat ini, taraf ekonomi Banyuwangi tertinggi di Jawa Timur diatas Malang. Tentu hal itu terlaksana karena hampir setiap minggu ada event. Baik even kuliner, budaya dan lain sebagainya untuk menarik minat pengunjung wisatawan," paparnya. 

Lanjutnya, Bengkulu ini memiliki kekuatan sejarah yang wajib dikembangkan untuk menarik wisatawan. "Saya sudah berkeliling mengunjungi beberapa peninggalan sejarah di Bengkulu tadi (sebelum ngopi sore, red). Sayangnya pemeliharaanya kurang baik. Kurang menarik untuk dikunjungi. Harusnya lebih kreatif dan inovatif, agar penginggalan sejarah ini menarik untuk dikunjungi para wisatawan lokal maupun asing," paparnya.

"Harusnya da perubahan, bekerjasama dengan media digital agar lebih dikenal. Bengkulu bisa makmur bila program turisme dilakukan," sambungnya menandaskan. (Ferdi) 

Related News